Tampilkan postingan dengan label Merapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merapi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 November 2010

#PulsaUntukRelawan Merapi, Bentuk Kepedulian Warga Twitter

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

donationviatwitter.jpg donatinviatwitter picture by jazz_cries

Jakarta - Mengharukan melihat semangat masyarakat dalam menggalang bantuan korban bencana Merapi. Terlebih saat melihat relawan yang datang dengan modal sendiri.

Para relawan tersebut bukanlah para tenaga ahli yang terfasilitasi. Kebanyakan dari mereka justru masyarakat umum serta mahasiswa yang merelakan diri untuk menggalang dan mendistribusikan bantuan. Mereka semua bekerja dengan hati.

Dengan modal swadaya, beberapa relawan saling berkoordinasi antar posko agar bantuan bisa merata. Karena itu, komunikasi merupakan elemen penting untuk mereka.

Melihat hal itu, seorang warga twitter bernama Pungkas Riandika yang juga inisiator obrolan 140 karakter #twitalk, membuat gerakan sosial di Twitter dengan hashtag #PulsaUntukRelawan.

Kepada detikINET, Jumat (5/11/2010), ia menjelaskan alasan mengapa gerakan ini sampai tercipta. "Ini untuk membantu agar relawan independen bisa lebih fokus pada kegiatan teknis. Mengingat posisi relawan adalah jembatan atau kepanjangan tangan para donatur," paparnya seraya menjelaskan.

Selain itu ia menambahakan bahwa gerakan ini untuk memastikan komunikasi antar koordinator lapangan tetap kondusif selama proses koordinasi. Saat ini sudah terkumpul sekitar 120 nomor relawan yang siap disebar ke para donatur.

Nah, kepada para donatur yang ingin berbagi pulsa, bisa menghubungi Pungkas di nomor 0818 08038000, email: mail@pungkas.com, YM: vote_pungkas, atau akun twitter @pungkas. Ia kemudian akan mengirim balik nomor sang relawan, agar donatur bisa langsung berkirim pulsa.

Din: Letusan Merapi Layak Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

din_di_pengungsian.jpg Din_Syamsudin_di_pengungsian picture by jazz_cries

Magelang - Meski pemerintah sudah menetapkan koordinator penanganan bencana Merapi berada di tangan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), namun Presiden SBY belum menetapkan bencana Merapi sebagai bencana nasional. Dengan melihat ruang lingkup ancaman letusan Merapi, Din Syamsuddin menilai penetapan Merapi sebagai bencana nasional sudah layak.

"Sangat. Sangat layak, bencana gunung Merapi sebagai bencana nasional karena lingkup sangat luas melibatkan rakyat yang mengungsi hampir 200 ribu orang," tegas kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin kepada detikcom.

Terkait dengan penanganan bencana Merapi, Din menilai, kinerja pemerintah dalam menangani korban belum berjalan maksimal. Banyak posko pengungsian yang didirikan secara mandiri oleh warga ataupun masyarakat luas belum terpantau oleh pemerintah.

"Posko pengungsi tidak terlalu terjangkau oleh pemerintah. Logistik menumpuk di pemerintah tidak seluruhnya tersebar dan terdistribusi ke posko-posko. Masyarakat perlu perhatian lebih," tegas Din.

Minggu (7/11/2010) kemarin, Din Syamsuddin mendatangi pengungsi di Ponpes Muhammadiyah Kecamatan Muntilan, Magelang. Din Syamsudin juga mengunjungi 8 titik pengungsi yang berada di Magelang, Jawa Tengah. "Salah satu titik di Magelang sebanyak 40 ribu. Ada sebanyak 18 posko di bawah naungan Muhammadiyah," tegas Din.

Terkait penanganan bencana, kata Din, sebanyak 26 RS Muhammadiyah se-Jawa Tengah menyediakan pelayanan psikologi, pelayanan pendidikkan anak-anak dan pengungsi. Muhammadiyah juga menurunkan sebanyak 95 orang petugas evakuasi korban letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah dari organisasi kepemudaan Muhammadiyah yang bernama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).

Rabu, 27 Oktober 2010

Foto Kampung Mbah Maridjan Pasca Bencana

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

Berikut adalah beberapa foto sebuah daerah, di mana Mbah Maridjan (juru kunci Merapi) tinggal, dan menghembuskan nafas terakhirnya.:

Hewan ternak mati terpanggang

Tim SAR terus berjuang mencari korban awan panas




Hewan ternak yang masih hidup, dengan tubuh melepuh terkena awan panas


Situasi di lereng Merapi, Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Slelman, Yogyakarta, pada hari Rabu (27/10).


Sebuah mobil turut menjadi korban awan panas yang dikeluarkan oleh Merapi.


Subhanallaah.. sebuah masjid masih berdiri kokoh!


Semua tertutup debu..








Dahsyatnya awan panas yang dikenal dengan "Wedhus Gembel" ini
mampu melepaskan kulit dari daging manusia!


Sumber (Source beberapa foto dari sumber ini) >> (dengan perubahan tanpa mengurangi maksud dan tujuan penulisan).

Selasa, 26 Oktober 2010

Letusan Merapi Bermunculan di YouTube

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

merapidiyoutube.jpg merapi di youtube picture by jazz_cries

Video mengenai letusan gunung Merapi mulai bermunculan di situs berbagi video, YouTube. Pengamatan detikINET, sudah ada puluhan video mengenai bencana ini yang diposting di YouTube.

Menariknya, video tentang letusan Merapi di YouTube berasal dari berbagai macam bahasa. Letusan merapi sepertinya begitu menarik perhatian masyarakat dunia.

Seperti biasa, kebanyakan video berasal dari cuplikan rekaman dari berbagai stasiun televisi. Beberapa video sudah cukup banyak disaksikan, namun beberapa masih nihil pengunjung karena baru diposting.

Tema video pun cukup lengkap. Dari detik-detik meletusnya merapi, proses evakuasi pengungsi sampai jatuhnya para korban termasuk Mbah Maridjan.

Para pengunjung pun cukup banyak memberi komentar di bawah video. Pada umumnya, mereka menyuarakan nada keprihatinan terhadap musibah yang sudah menewaskan puluhan orang ini.

"Mari kita genggam erat tangan kita untuk membantu korban bencana meletusnya gunung merapi," demikian kutipan salah satu komentar di YouTube.

Beberapa komentar dalam bahasa asing juga banyak bermunculan. Salah satunya yang mengaku berasal dari negeri jiran, Malaysia.

'May God bless you Indonesia. We are praying for all of you from Malaysia,' demikian tulis user bernama online Amir.

Sumber (dengan perubahan tanpa mengurangi maksud & tujuan penulisan).

Jejak Mbah Maridjan Mengawal Merapi

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com



Mbah Maridjan, kuncen Gunung Merapi itu kini telah tiada. Abdi dalem Kraton Yogyakarta bergelar Raden Ngabehi Surakso Hargo itu menjadi salah satu korban amukan gunung yang dijaganya sejak 1970-an.

Sosok Mbah Maridjan dulunya hanya dikenal oleh para pendaki yang sering menjelajah Merapi. Pada 2006, saat Merapi menunjukkan peningkatan aktivitas dan akhirnya meletus, namanya mencuat bak selebriti.

Di sekitar tempat tinggalnya di Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Mbah Maridjan adalah panutan. Warga di sekitar kediaman pria 83 tahun itu selalu menunggu komando Mbah Maridjan terkait Merapi.

Berikut jejak Mbah Maridjan selama menjaga Merapi:

2006
17 April

Mbah Maridjan mengaku belum mendapat firasat apa pun Merapi akan meletus. Dia juga meminta agar warga tidak takut dan khawatir secara berlebihan. Merapi mengeluarkan awan panas pada 15 Mei 2006.

16 Mei

Sehari setelah letusan, Mbah Maridjan pergi ke puncak Merapi. Hingga Rabu 17 Oktober, Mbah Maridjan yang kepergiannya didampingi dua pemuda itu belum juga kembali ke rumahnya. Tim SAR yang mendatangi rumah Mbah Maridjan juga tidak mengetahui apa yang dilakukan Mbah Mbah Maridjan di puncak Merapi. Saat itu, Merapi berstatus 'awas'.

17 Mei

Mbah Maridjan belum juga kembali ke rumah dengan selamat. 4 Orang akhirnya menyusulnya, namun hingga sore, keberadaan Mbah Maridjan saat itu masih tetap misterius. Hari itu juga, Merapi beberapa kali memuntahkan awan panas.

18 Mei

Mbah Maridjan akhirnya kembali ke rumahnya pada pukul 06.00 WIB. Mbah Maridjan mengaku melakukan semedi di dekat puncak Merapi untuk meminta petunjuk agar warga di sekitar Merapi dihindarkan dari bahaya. Mbah Maridjan juga mengaku mendapat wangsit bahwa Merapi tidak berbahaya. Sejak itu, Mbah Maridjan makin terkenal, tamu yang ingin bertemu Mbah Maridjan mulai dijadwal.

20 Mei

Awan panas terjadi sebanyak 24 kali dengan jarak luncur maksimum mencapai 3 kilometer. Semuanya dominan masuk ke hulu Kali Krasak Magelang dan Boyong Sleman.

21 Mei

Mbah Maridjan mendapat tawaran menjadi bintang iklan untuk pertama kalinya. Saat itu, Kandatel Sekretaris Telkom Yogyakarta Tri Hartoyo yang bertamu di rumah Mbah Maridjan menawarkan apakah Mbah Maridjan bersedia menjadi bintang iklan flexi. Saat itu, Mbah Maridjan menolak. "Saya tidak mau, saya mau jadi pelawak saja," katanya waktu itu.

22 Mei

Mbah Maridjan topo bisu di rumahnya yakni keliling dusun dengan tidak berbicara sepatah kata pun. Saat itu, Merapi masih memuntahkan wedhus gembel meski tidak dalam jumlah besar. Meski sempat memuntahkan awan panas, status Merapi lambat laun turun

11 Juli

Mbah Maridjan benar-benar menjadi selebriti. Kuncen Merapi itu dikontrak oleh perusahaan jamu PT Sido Muncul untuk iklan minuman berenergi 'Kuku Bima'. Saat itu, Mbah Maridjan dikontrak bersama petinju Chris John.

23 November 2007

Munculnya Mbah Maridjan sebagai bintang iklan 'Kuku Bima' mendongkrak produksi produk tersebut. Mbah Maridjan pun menjadi ikon produk dan menjadi bintang tamu di banyak acara. Salah satunya, Mbah Maridjan didapuk untuk meresmikan perluasan pabrik Sido Muncul.

2010
21 Oktober

Merapi berstatus siaga, aktivitas di daerah rawan bencana diminta dihentikan. Namun warga sekitar Merapi belum mengungsi, termasuk Mbah Maridjan.

25 Oktober

Nama Mbah Maridjan kembali diperbincangkan setelah aktivitas Merapi meningkat tajam pada pertengahan bulan Oktober. Dan akhirnya statusnya menjadi 'awas' pada 25 Oktober. 2.260 orang diungsikan ke barak-barak yang telah disediakan. Namun Mbah Maridjan tetap tidak mau turun gunung.

26 Oktober

Merapi meletus sekitar pukul 17.02 WIB. Tim SAR terus melakukan evakuasi warga. Puluhan warga tewas akibat awan panas dan gagal nafas. Posisi Mbah Maridjan yang tak terlihat di lokasi pengungsian, menjadi misteri.

27 Oktober

00.05 WIB Tim evakuasi mendapat kabar Mbah Maridjan ditemukan selamat tapi lemas. Dia masih di lereng Merapi, enggan turun ke pengungsian.

04.13 WIB Seorang relawan PMI yang semula berniat menjemput Mbah Maridjan, turut menjadi korban tewas wedhus gembel bersuhu 500-600 derajat Celcius. Sedikitnya 16 mayat ditemukan di sekitar kediaman Mbah Maridjan.

06.34 WIB Tim evakuasi kembali menyisir di dusun Mbah Maridjan untuk mencari korban tewas.

07.00 WIB Wakil Bupati Sleman menyebutkan bahwa ada mayat mirip Mbah Maridjan di RS Sardjito, Sleman, Yogyakarta.

07.3I WIB Tim evakuasi yang menyisir rumah Mbah Maridjan menyatakan, pihaknya telah menemukan jasad Mbah Maridjan dalam posisi sujud dapurnya. Baju batik, kopiah dan sarungnya menjadi modal utama untuk memastikan jenazah itu adalah Mbah Maridjan. Tes DNA pun dilakukan.

13.17 WIB Kraton Yogyakarta akan mencari pengganti Mbah Maridjan sebagai juru kunci gunung terganas di Indonesia itu.

05.00 WIB Kabar bahwa Mbah Maridjan selamat terbantahkan setelah tim evakuasi menyisir. Jenazah Mbah Maridjan ditemukan di dapur rumahnya dalam kondisi bersujud.

Mbah Marijan Meninggal dalam Posisi Sujud

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

Foto-foto eksklusif Mbah Maridjan (Juru Kunci Merapi) yang meninggal dunia dalam kondisi sedang bersujud :







Semoga beliau tenang di sisiNya,
dan semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan.